Cell Broadcast in 5G: Why All Countries Must Use It

7adcff_adc40d0d0ffb4e93988dc1d04

Teknologi siaran seluler terus berkembang. Sekitar 15 tahun lalu, mesin siaran seluler hanya dapat mengirim pesan ke telepon seluler 2G. Kini, teknologi terbaru dapat menyebarkan informasi ke telepon seluler 5G. Siaran seluler dalam 5G merupakan alat yang tangguh dalam sistem peringatan dini (EWS).

Meskipun demikian, beberapa negara menggunakan jenis siaran seluler ini dalam EWS mereka. Banyak negara, terutama negara berkembang, masih menggunakan siaran seluler 4G dalam sistem mereka. Akan tetapi, teknologi ini tidak lagi efektif dan efisien. Oleh karena itu, mereka harus meningkatkannya ke teknologi 5G.

Apa itu Siaran Seluler 5G
Siaran seluler 5G merupakan metode komunikasi yang memungkinkan pengguna mengirim pesan singkat melalui sel radio jaringan telepon seluler 5G. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu menggunakan layanan operator untuk mengirim teks. Selain itu, mereka dapat mengirim pesan tanpa basis data nomor telepon seluler.

Akan tetapi, teknologi ini hanya cocok untuk menyebarkan informasi kepada pengguna telepon seluler dalam radius beberapa kilometer. Meskipun memiliki keterbatasan ini, teknologi siaran seluler efektif dalam membantu pengguna mendistribusikan pesan mereka kepada orang-orang di area yang menjadi sasaran.

Karena fitur-fitur ini, teknologi siaran seluler 5G digunakan dalam sistem peringatan dini atau publik. Beberapa negara telah memanfaatkan teknologi ini untuk menyebarkan informasi cuaca ekstrem, peringatan tsunami, dan informasi lainnya selama atau sebelum bencana.

Teknologi siaran seluler 5G tergolong baru. Para ahli mengembangkan teknologi ini berdasarkan teknologi siaran pesan singkat 4G. Selain itu, mereka menciptakan metode terbaru ini untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan otoritas dalam menyebarkan peringatan publik kepada pengguna ponsel 5G yang terus bertambah.

Siaran seluler dalam 5G

Siaran Seluler dalam 5G: Pentingnya Menggunakan Teknologi
Semakin banyak negara yang memanfaatkan teknologi siaran seluler 5G dalam sistem peringatan publik mereka. Mereka lebih memilih menggunakan teknologi ini karena alasan-alasan berikut.

Jumlah Pengguna Ponsel 5G Berkembang Pesat
Sebelumnya, sebagian besar negara menggunakan teknologi siaran seluler lama yang dapat menyebarkan peringatan kepada pengguna ponsel 4G. Akibatnya, hanya pengguna ponsel 4G yang mendapatkan pesan peringatan bencana dari pemerintah mereka.

Di sisi lain, mereka yang memiliki ponsel 5G tidak dapat menerima peringatan ini. Sementara itu, jumlah pengguna ponsel 5G tumbuh pesat. Kondisi ini akan menyebabkan pemerintah gagal mengurangi bencana.

Untuk mengatasi masalah ini, negara-negara yang rawan bencana, seperti Jepang dan AS, menggunakan teknologi siaran seluler 5G. Dengan demikian, peringatan bencana mereka dapat menjangkau semua penduduk di wilayah yang menjadi sasaran dan mereka dapat berhasil mengurangi bencana.

Siaran Seluler dalam 5G Efisien Waktu
Waktu sangat penting dalam mitigasi bencana. Oleh karena itu, pemerintah harus segera menyebarkan peringatan sehingga orang-orang di wilayah yang terkena dampak memiliki lebih banyak waktu untuk menyelamatkan nyawa dan harta benda mereka.

Akibatnya, pemerintah membutuhkan teknologi untuk menyiarkan peringatan segera selama situasi kritis. Untungnya, teknologi siaran seluler 5G tidak membutuhkan banyak waktu dalam menyebarkan peringatan bencana.

Metode komunikasi satu arah ini dapat mengirim pesan peringatan bencana ke banyak orang dalam hitungan detik. Oleh karena itu, mereka memiliki peluang lebih besar untuk meminimalkan dampak bencana

Teknologi Ini Tangguh
Teknologi siaran 5G tangguh karena tidak bergantung pada layanan seluler atau jaringan internet. Akibatnya, pemerintah dapat mengirim siaran seluler dalam 5G bahkan ketika layanan seluler terputus karena bencana.

Selain itu, teknologi ini aman dan mudah digunakan. Dengan menggunakan siaran seluler 5G, pemerintah dapat menyebarkan peringatan tanpa mengganggu privasi pengguna ponsel 5G atau meningkatkan risiko kebocoran data. Lebih jauh lagi, pengguna ponsel tidak perlu berlangganan untuk mendapatkan peringatan darurat.

Hemat Biaya
Karena teknologi siaran seluler ini bekerja melalui frekuensi ponsel 5G, pemerintah tidak perlu membayar biaya SMS. Oleh karena itu, teknologi ini hemat biaya. Ini membantu pemerintah meminimalkan anggaran EWS mereka.

Mesin Siaran Seluler 5G yang Direkomendasikan
Mesin siaran seluler dalam 5G adalah alat yang dibutuhkan untuk menyebarkan peringatan bencana kepada pengguna ponsel 5G. Pemerintah dan otoritas dapat membeli mesin ini dari berbagai merek, seperti Hitech Terminal Maxy One 5G.

Produk ini merupakan salah satu mesin siaran seluler 5G terbaik. Selain itu, Hitech Terminal Maxy One 5G tidak hanya berfungsi pada jaringan 5G, tetapi juga berfungsi pada jaringan 4G. Oleh karena itu, pemerintah dapat menggunakan mesin ini untuk menyiarkan peringatan kepada pengguna ponsel 4G dan 5G.

Mesin ini juga menawarkan banyak keunggulan.

Mesin ini bekerja dalam radius 300 m hingga 2 km.

Mesin ini portabel. Mesin ini memungkinkan pengguna untuk membawanya ke berbagai area untuk menjangkau lebih banyak orang.

Mesin ini kompatibel dengan semua operator.

Mesin ini memungkinkan pengguna untuk membuat pesan peringatan menggunakan 600 karakter.

Siaran seluler dalam 5G merupakan teknologi komunikasi yang sangat baik untuk sistem peringatan dini. Komunikasi ini

Posted in